Galeri

Bersahabat dengan Sampah

IMG_9499 wmSungguh sangat menyedihkan menjadi “Sampah” dinegeri tercinta ini. Keberadaannya yang seringkali dipandang sebelah mata, dan tak pernah diinginkan oleh banyak orang, dan  dengan keterbatasan ilmu yang dimiliki, orang cenderung mengambil jalan pintas sambil menutup mata untuk mengenyahkannya dan bahkan dengan lebih kejamnya lagi, sering kali “Sampah” dibuang ketempat yang tidak semestinya.

Bersahabat dengan SampahMinimnya aksi konkrit dari Pemerintah sebagai pembuat keputusan dalam menindaklanjuti permasalahan ini, membuat “Sampah” menjadi seperti permasalahan kecil yang diabaikan. Dari hal inilah mungkin dapat dipahami dan dimaklumi mengenai perilaku “Sampah” tatkala mereka mengorganisir “massanya” dan membuat pergerakan-pergerakan protes terhadap perlakuan negeri ini. Beberapa kategori pergerakan “Sampah” yang berdampak masive terhadap negeri ini diantaranya adalah :

  • Perekonomian yang terganggu ketika sampah yang marah mengadakan pesta dan mengundang bencana alam.
  • Pariwisata yang terganggu ketika sampah yang marah mengusir para Wisatawan.
  • Sosial dan Budaya yang terganggu ketika sampah yang marah menularkan perilaku tidak sehat dan kebiasaan buruk terhadap generasi bangsa.

Sebetulnya permasalahan diatas dapat diantisipasi jika saja Pemerintah dan segenap warga Negeri mau untuk “Bersahabat dengan Sampah”.  Setiap Orang/Lembaga sudah barang tentu memiliki caranya tersendiri untuk menjalin “persahabatan”, dan sudah barang tentu “Sampah” sangat membukakan diri untuk yang namanya persahabatan.

Terinspirasilah oleh Swedia, yang “Bersahabat dengan Sampah” dengan menggunakan sebagai sumber energi. Menurut Parlemen Kota Boras, Olle Engstron, sekitar 40% limbah sudah diolah menjadi energi listrik dan bahan bakar kendaraan bermotor. Meski, diperlukan waktu selama 30 tahun untuk melakukan proses pengolahan limbah menjadi energi.

Terinspirasilah oleh Negara lain, yang dapat mengorganisir jadwal harian pembuangan sampah berdasarkan kategori yang dibuatnya, Yang mampu memberlakukan sanksi berat terhadap warganya atas perilaku semena-mena terhadap “sampah”.

Terispirasilah oleh Lembaga-Lembaga yang telah berkarya nyata dan tanpa lelah mengkampanyekan kepeduliannya, pengetahuannya, dan pendidikannya  tentang “Sampah”

Terinspirasilah oleh Dodong Kodir, seorang seniman yang menggunakan barang-barang bekas/”Sampah” sebagai bahan dasar dalam pembuatan alat-alat musiknya, yang meski kurang dikenal di negerinya sendiri, karyanya sudah diakui dibeberapa belahan dunia.

Dodong Kodir

Terinspirasilah dan kemudian menginspirasilah
Bersahabatlah dengan sampah, bersahabatlah dengan semua.

Penulis ~tkunt~
Photo by Angga Megantara & kumpulan berbagai macam sumber

Iklan

One comment on “Bersahabat dengan Sampah

Budayakan Meninggalkan Komentar : ~ Free ~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s